Bandwidth Test Menggunakan Mikrotik

Bandwidth Test Menggunakan Mikrotik


Disamping fungsi utama manajemen jaringan, Router Mikrotik juga mempunyai tool yang bisa digunakan untuk mengetahui seberapa besar traffic yang bisa dilewatkan pada sebuah link atau jalur koneksi. 

Tool yang dimaksud adalah Btest Server dan Bandwidth Test. Bisa diakses pada menu /tool

Mikrotik akan men-generate traffic yang kemudian akan dikirimkan ke perangkat lain melalui sebuah jalur koneksi. Proses ini biasa disebut dengan Bandwidth test. Sebuah proses Bandwidth test terdiri dari Bandwidth test server dan Bandwidth test client. 
Semua versi RouterOS Mikrotik bisa digunakan sebagai Bandwidth Test server maupun Bandwidth test client. 

Berikut ini penjelasan untuk kedua tool tersebut. 
1. Btest Server (/tool btest server) 
By default pada mikrotik sudah terdapat Bandwidth Test Server dan sudah bisa digunakan. Sehingga cukup dengan konfigurasi default sudah bisa dilakukan bandwidth test terhadap Router Mikrotik. 

Akan tetapi kita juga bisa melakukan pengaturan kebijakan pada Bandwidth Test Server Mikrotik tersebut. Pengaturan ini bisa dilakukan pada menu /tool btest server. Terdapat beberapa parameter yang bisa digunakan. 


a. Parameter Enabled (default : yes) 
digunakan untuk mengaktifkan bandwidth test server pada router. Jika posisi enabled=no (disable) atau tidak dicentang (uncheck) maka tidak bisa dilakukan bandwidth test terhadap router tersebut. 

b. Authenticate (default:yes) 
Sebagai pengatur pemberian autentikasi untuk Bandwidth test client.
Authenticate:yes (check), untuk bisa melakukan bandwidth test, Bandwidth Test Client harus memasukkan username dan password sesuai dengan yang digunakan untuk melakukan remote config Router Btest Server.
Authenticate:no (uncheck), Bandwidth Test Client tidak perlu memasukkan username dan password untuk melakukan bandwidth test. 

c. Parameter Max session 
Digunakan untuk mengatur limitasi berapa Max session/koneksi bandwidth test yang berlangsung bersamaan. 

2. Tool Bandwidth Test (/tool Bandwidth Test) 
Selain bisa sebagai bandwidth test server,Mikrotik juga bisa digunakan sebagai Bandwidth test Client. Mikrotik sebagai Bandwidth test Client bisa dikonfigurasi pada menu /tool bandwidth test 

Sebagai bandwidth test client juga bisa dilakukan pengaturan dengan parameter-parameter yang ada. 


a. Parameter Test To 
Digunakan untuk menunjuk alamat IP Router bandwidth test server. 

b. Protocol 
Kita bisa ubah protocol yang akan digunakan dalam bandwidth test pada parameter protocol (tcp/udp) 

c. Direction 

Digunakan untuk menentukan arah traffic. Terdapat 3 pilihan arah traffic yang akan digenerate
  • upload (send)
  • download (receive)
  • upload dan download (both)

d. Local tx speed dan remote tx speed 
Digunakan untuk menentukan kecepatan transfer saat bandwidth test. Satuan bps (bit per second). 

e. Username dan password 
Sesuaikan dengan pengaturan Router Btestserver. Jika pada Router Btest server parameter authenticate:yes maka masukkan username dan password yg digunakan untuk remote router. 

Sekarang kita coba lakukan test bandwidth. Terdapat sebuah jaringan dengan topologi seperti berikut. Syarat utama antara Bandwidth test server dan client sebelumnya harus sudah bisa berkomunikasi menggunakan IP Address. 


BTest Server pada tiap Router Mikrotik menggunakan setting default. 

Kita coba lakukan bandwidth test antar Router Mikrotik dengan ketentuan sebagai berikut : 
IP Router Server = 192.168.5.215, test menggunakan protocol udp dengan arah traffic upload (send). 
Kita coba melewatkan traffic dengan kecepatan transfer data 10Mbps. Isikan username dan password sesuai pada Btest Server. 



Jika nilai Local dan Remote tx speed ditentukan, maka router akan men-generate traffic dengan kecepatan maksimal sesuai dengan nilai local dan remote tx speed. 
Sedangkan jika nilai keduanya tidak ditentukan maka router akan mencoba men-generate traffic sampai batas kemampuan perangkat atau maksimal traffic yang bisa dilewatkan pada jalur koneksi. 

Selain menggunakan Router Mikrotik, Bandwidth test client juga bisa menggunakan PC dengan bantuan aplikasi Btest.exe dari Mikrotik. Aplikasi ini bisa digunakan untuk menjadikan PC berbasis windows sebagai bandwidth test client maupun server. Bisa didownload gratis di sini

Sebagai bandwidth test client, pengaturan pada Btest.exe hampir sama dengan saat menggunakan Router Mikrotik. 

,


Pada saat bandwidth test, perhatikan Router yang berfungsi sebagai Btest Server pada menu /tool btest server session. Akan muncul informasi bandwitdh test yang sedang berlangsung. 


Di sinilah gunanya parameter Max Session. Jika pada contoh gambar max session=2 maka jumlah sesi/koneksi bandwidth test yang bisa berjalan bersamaan hanya 2 koneksi. 

Jika biasanya bandwidth test pada jaringan yang sudah berjalan dilakukan dengan bantuan sebuah website, maka dengan tool bandwidth test mikrotik ini bisa dilakukan dengan tanpa koneksi internet. 

Bandwidth test juga biasa dilakukan dalam pembangunan sebuah link wireless sebelum digunakan untuk menghandle traffic jaringan sebenarnya (real traffic). 

Sumber: www.sahoobi.com

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »