Belajar Mikrotik: [TELTONIKA] Pin Input Output Pada RUT955

[TELTONIKA] Pin Input Output Pada RUT955




Input dan Output digunakan untuk memantau dan mengendalikan perangkat yang terhubung atau menerima sinyal dari perangkat itu untuk memicu peristiwa tertentu.
Pada Teltonika RUT955 ini terdapat fitur yang keren yaitu pin input output. Memungkinkan Anda untuk menggunakan RUT955 ini untuk IoT atau hal lain yang menggunakan pin I/O. 
Status

Anda dapat melihat status pin I/O pada menu Service → Input/Output → Status 
Pada menu status ini Anda dapat melihat type, pin, dan status pada pin I/O yang terkait.

 

Pin I/O yang tersedia adalah: 

  1. Digital input, biasa digunakan oleh sensor digital
  2. Digital galvanically isolated input, biasa digunakan oleh sensor digital
  3. Galvanically isolated open collector output & OC output, biasa digunakan untuk relay
  4. Relay output, relay dengan tegangan maksimal 24vdc / 40vac. bisa dikombinasikan dengan relay eksternal jika ingin menggunakan spek diatasnya.
  5. Ground digunakan masing masing ground sesuai dengan spek di gambar.
Custom label 
Kita bisa membuat custom label agar lebih mudah dan nyaman untuk membaca status pin I/O. 
Caranya adalah dengan klik "edit"
 
Digital input name = nama untuk tipe pin input 
High level state name = nama ketika high 
Low level state name = nama ketika low 

Hasil pengeditan custom label adalah seperti berikut:
 
Input
Memungkinkan Anda mengatur parameter input dan menentukan tindakan apa yang harus diambil setelah terpicu. 

Di Teltonika RUT955 terdapat digital input dan analog input. Digital input digunakan oleh sensor digital yang hanya mempunyai logika 0 dan 1. 
Untuk analog input digunakan oleh sensor analog yang menghasilkan output berkelanjutan dan biasanya untuk mengukur sesuatu, misalnya sensor kelebaban atau sensor rintik hujan.

Sebagai contoh kami menggunakan Analog Input untuk percobaan, ketika analog input mendapat sinyal tegangan masuk di antara 1v sampai 2v maka akan mengirim sms dengan teks tertentu ke nomor tertentu. sensor yang kami gunakan adalah modul sensor rintik hujan.
Interval [sec] = Interval waktu si teltonika mengecek I/O 
Input type = Analog 
Alalog type = Analog Voltage 
Trigger = Inside range 
Action = Send SMS 
Enable = Yes 
Input type = Analog 
Analog type = Voltage 
Min [V] = 1 
Max [V] = 2 
Trigger = Inside range 
Action = Send SMS 
SMS text = pesan yang akan disampaikan ketika terpicu. 
Receipient = Single number / user group 
Receipient�s phone number = nomor penerima SMS 

Karena ketika sensor tidak mendeteksi adanya air maka tegangan 5v dan ketika ada pemicu (air) tegangan akan turun, maka saya akan set tegangan rendah untuk mengirim sms.

Wiring nya adalah seperti berikut:
Ketika sensor kering maka analog input akan membaca � 5v karena jenis sensor yang saya gunakan menggunakan tegangan 5v
namun ketika sensor basah, tegangan akan turun sesuai dengan kebasahan yang diterima si sensor, semakin basah semakin turun.
Karena tadi kita mengeset pemicu ketika tegangan di antara 1v sampai 2v akan mengirim sms.
Output
Konfigurasi output memungkinkan Anda untuk mengatur status dari pin output. Di RUT955 terdapat relay output dan galvalically isolated open collector output.
Di pengaturan output configuration ada dua output yang bisa digunakan, yaitu OC output dan Relay Output.
ON/OFF
Anda bisa mengatur secara manual apakah Low adatu High, kemudian bisa juga mengatur ON atau OFF pada tab ON/OFF.
HTTP Post/Get
Pada Tab Post/Get Configuration Anda bisa mengatur username dan password yang nantinya digunakan untuk HTTP POST/GET.
Format HTTP Get adalah sebagai berikut: 

  1. Menyalakan relay output = http://192.168.1.1/cgi-bin/output?username=user1&password=user1&action=on&pin=relay
  2. Menyalakan relay output setelah jeda 10 detik = http://192.168.1.1/cgi-bin/output?username=user1&password=user1&action=on&pin=relay&delay=10
  3. Menyalakan relay output untuk 5 detik = http://192.168.1.1/cgi-bin/output?username=user1&password=user1&action=on&pin=relay&time=5
  4. Menyalakan relay output untuk 5 detik setelah jeda 15 detik = http://192.168.1.1/cgi-bin/output?username=user1&password=user1&action=on&pin=relay&delay=15&time=5
  5. Mematikan relay output untuk 5 detik setelah jeda 15 detik = http://192.168.1.1/cgi-bin/output?username=user1&password=user1&action=off&pin=relay&delay=15&time=5
  6. Menyalakan open collector output = http://192.168.1.1/cgi-bin/output?username=user1&password=user1&action=on&pin=oc
  7. Mematikan open collector output = http://192.168.1.1/cgi-bin/output?username=user1&password=user1&action=off&pin=oc
  8. Menyalakan Digital 4 PIN output = http://192.168.1.1/cgi-bin/output?username=user1&password=user1&action=on&pin=4pin
  9. Mematikan Digital 4 PIN output = http://192.168.1.1/cgi-bin/output?username=user1&password=user1&action=off&pin=4pin
192.168.1.1 bisa diganti dengan ip teltonika yang kalian gunakan. 

Untuk fitur HTTP Post/Get ini bisa dikombinasikan dengan fitur SMS Gateway - SMS Forwarding to HTTP Post/Get. Dengan pengaturan seperti ini:
Enable = Yes 
Method = Get 
Url = http://127.0.0.1/cgi-bin/output 
Number value name = Sender 
Message value name = username

Url merupakan sebagian url dari HTTP Get di I/O, kemudian Number value name sebenarnya tidak dibutuhkan namun perlu diisi untuk bisa bekerja dengan baik. untuk Message value name adalah username. untuk pesan SMS yang dikirimkan adalah seperti ini:
maka kita mendapat format url sebagai berikut: 
http://127.0.0.1/cgi-bin/output?Sender=081234567890&username=user1&password=user1&action=on&pin=relay&time=20 
Sesuai dengan format HTTP Post/Get di atas maka pin relay akan aktif 20 detik.

Periodic Control
Periodic Control digunakan untuk mengatur output dengan waktu tertentu atau interval waktu tertentu. 
Sebagai contoh kita ingin menyalakan dan mematikan relay setiap 1 menit, maka pengaturan nya seperti ini:
Enable = Yes 
Output = Digital relay output 
Action = On 
Action timeout = Yes 
Timeout (sec) = 60 
Mode = Interval 
Interval = 1 min 
Days = All
Output bisa disesuaikan apakah ingin menggunakan relay output atau oc output. Action timeout digunakan untuk menghentikan tindakan yang dilakukan, karena tadi action = on, jika on nya timeout maka kembali ke off lagi. Mode ada interval dan fixed, jika fixed ditentukan waktu.

Scheduler
Scheduler digunakan untuk menjadwal pin output. 
Sebagai contoh pada gambar dibawah bahwa pukul 10-11 relay output akan menyala. 
Command line
Selain melalui webui, Anda juga bisa melihat status dan mengontrol perangkat melalui command line dengan format "gpio.sh <ACTION> <NAME>�" 

root@Teltonika-RUT955:~# gpio.sh 
GPIO control aplication 
        Usage: /sbin/gpio.sh <ACTION> <NAME> 
        ACTION - set, clear, get, export, invert, dirout, dirin, getpin 
        NAME - SIM        DOUT1        DOUT2        DIN1        DIN2        MON        MRST        SDCS        RS485_R 
Keterangan: 
DOUT1 - Digital OC output 
DOUT2 - Digital relay output 
DIN1 - Digital input 
DIN2 - Digital galvanically isolated input

Status
Sebagai contoh kita akan melihat status pin oc output, maka 

root@Teltonika:~# gpio.sh get DOUT1 


arti 0 disini berarti pin dalam keadaan low level

Mengubah Status
Kita bisa juga mengubah status pin output menggunakan command invert, contoh: 

root@Teltonika:~# gpio.sh invert DOUT1 

Selajutnya cek kembali apakah sudah berhasil. 

root@Teltonika:~# gpio.sh get DOUT1 
1

Membaca Analog Input
root@Teltonika:~# cat /sys/class/hwmon/hwmon0/device/in0_input

Platform IoT pihak ketiga
Karena Teltonika RUT955 menggunakan sistem operasi openwrt linux, tentu saja kita bisa menggunakan aplikasi tambahan. 

Teltonika pun sudah menyiapkan beberapa paket untuk terhubung ke platform IoT seperti cumulocity, azure, telenor, dan thingworx.
Sebagai alternatif, teltonika RUT pun juga bisa menggunakan platform IoT yang tidak disebutkan di atas, 
sebagai contoh disini, kami menggunakan platform blynk untuk IoT sederhana. Untuk informasi lebih lengkap Anda bisa mencari nya di internet.
Referensi 
Untuk informasi lebih detail Anda bisa melihat pada halaman wiki teltonika: 
  1. https://wiki.teltonika-networks.com/view/RUT955_Input/Output
Contoh pengaplikasian: 
  1. https://wiki.teltonika-networks.com/view/RUT955_Connecting_relay_to_open_collector_output
  2. https://wiki.teltonika-networks.com/view/Inverting_RUT955_relay_output_polarity
  3. https://wiki.teltonika-networks.com/view/Using_RUT955_Inputs_for_security_applications
  4. https://wiki.teltonika-networks.com/view/Current_measurement_with_RUT955_analog_input
Blynk Openwrt: 
  1. https://www.hackster.io/vshymanskyy/android-ios-app-to-access-your-openwrt-router-remotely-6c23c2
  2. https://github.com/vshymanskyy/blynk-library-lua
==
by: Man (Tech. Support Officer

Sumber: https://citraweb.com/

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »